Rabu, 30 November 2022

Hari ketujuh

 Halaman 98-105



Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

- Apa yang sering kamu lakukan? Hal yang sering kamu lakukan sebenarnya bisa menjadi tolak ukur potensi apa yang sebenarnya kita miliki. Tak jarang kita temukan bahwa potensi itu akan muncul dari sebuah kebiasaan.

- Apa yang paling membuatmu asyik? Tak semua orang bisa tenggelam dalam suatu kegiatan atau aktivitas jika ia tidak merasa asyik dalam melakukannya. Jika kita sudah tahu dan menemukan sesuatu itu, bisa jadi itulah passion kita dalam hidup.

- Apa yang menurutmu paling mudah dikerjakan? Seolah-olah kita bisa melakukan sesuatu yang orang lain tidak bisa atau bahkan tidak suka.

- Apa yang selalu kamu impikan? Kita bisa membuka arsip-arsip mimpi masa kecil yang ingin kita wujudkan sekarang. Tak ada yang menduga kan impian itu memang sedang menunggu takdirnya untuk segera kita wujudkan?


Tomat

Halooo teman-teman, kembali lagi dengan perkembangan tanaman tomatku. Hatsu dan Haeru sekarang belum banyak perubahan sih ๐Ÿ™ƒ Tapi Mereka baik-baik saja kok! Btw, ini aku ngambil fotonya pake hp mamaku, soalnya memori ku penuhhh :( 


Refleksi

Kita temukan bahwa potensi itu akan muncul dari sebuah kebiasaan. Jika kita sudah tahu dan menemukan sesuatu itu, bisa jadi itulah passion kita dalam hidup.





Hari keenam

Halaman 77-95



Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

- Memberikan perhatian pada diri sendiri atau self-awareness.
- Mempelajari tentang karakter diri sendiri atau personality.
- Setelah tahu karakter kita, kekuatan dan juga kelemahan kita, maka kita bisa memulai untuk mengapresiasi kelebihan yang kita miliki.
- Berdamai dengan kekurangan. Jika pikiran kita sudah tertanam prinsip untuk berdamai dengan kekurangan, maka tidak sulit bagi kita untuk bisa menerima diri sendiri atau self-acceptance.
Siap menerima masukan atau semacam get feedback from the others. Penilaian objektif dari orang lain untuk merefleksikan diri kita dari kacamata orang lain dan agar lebih mampu bijaksana mengelola psikis kita dalam menghadapi komentar orang lain.


Tomat



Halooo teman-teman, kembali lagi dengan perkembangan tanaman tomatku. Hatsu dan Haeru sekarang belum banyak perubahan sih ๐Ÿ™ƒ Tapi Mereka baik-baik saja kok!


Refleksi

Tidak perlu tergesa untuk langsung menemukan siapa diri kita sebenarnya. Nikmati setiap tahapnya. Hasil perenungan, usaha, dan pemikiran kita itulah yang akan menuntun kita menjadi siapa diri kita sebenarnya.

Jumat, 18 November 2022

Hari kelima

 Halaman 55-73



Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

1. Too much happiness will deceese your life quality. (hal 58)

2. Perjalanan hidup ini memang tidak selalu mulus. Sudah pasti banyak lubang dan tikungan yang siap mengancam keselamatan kita. Jangan takut jatuh atau terpleset. Sekali lagi, mandataris perjalanan kehidupan sudah diberikan Tuhan ke tangan kita. Tinggal kita sendiri ingin bagaimana mengelolanya. (hal 60)

3. Jangan sedih apabila bagian hidup yang membersamaimu adalah bagian-bagian yang pahit, penuh luka, dan air mata. Dari sana banyak orang terlahir kembali dengan jiwa yang lebih bijaksana. (hal 61)

4. Skenario kehidupan menginginkan kita untuk hebat melalui jalan yang sangat tidak mulus ini. (hal 62)

5. Power (hal 70-72)

Positive

Optimist

Willingness

Enthusiasm

Refill

6. Bersantai sejenak untuk merefresh pikiran juga dianggap perlu dalam proses menuju keberhasilan. (hal 72)

7. Menjalankan peran artinya membawa sebuah kepentingan. Untuk berhasil membawa sebuah kepentingan diperlukan sebuah kekuatan tekad untuk menanggalkan hal-hal yang sepele dan tidak menyepelekan hal-hal yang sebenarnya besar dalam hidup. (hal 73)


Tomat


Haloo teman-teman, balik lagi nihh dengan perkembangan Hatsu dan Haeru ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ…. Aku sudah sehari meninggalkan mereka, karena aku pergi ke Solo :(. Untungnya mereka baik-baik sajaaa ๐Ÿ˜. Sama seperti kemarin, belum ada perkembangan yang mencolok dari merekaa. Aku hari ini sudah menyiram mereka, semoga mereka tumbuh dengan baik yya ˙˚สš(´◡`)ษž˚˙

Afirmasi
Saya manusia bahagia, selalu mengucap syukur, disiplin, bertanggung jawab, memiliki cinta kasih kepada sesama, berpikir dalam bertindak, dan sehat secara jasmani dan rohani.

Refleksi
Hari ini kami mengadakan pertemuan bersama Bu Ratna. Lalu kami mulai sharing-sharing dan membacakan hasil blog kami kemarin. Blog nya pada bagus-bagus banget, maknanya sangat dalam. Kemudian dilanjutkan dengan membuat genogram. Sebenarnya aku tidak terlalu paham dengan genogram, tetapi itu sama halnya silsilah keluarga. Setelah itu kami menandai anggota keluarga yang berpengaruh dihidup kita. Aku juga mengambil makna positif dari buku yang kubaca hari ini adalah hebat bersama kesempurnaan kita dan setiap insan di dunia ini mempunyai perannya masing-masing.

Kamis, 17 November 2022

Hari keempat

 Hari keempat

Halaman 44-53


Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

1. Percayalah kalian jika ternyata kekurangan yang terdapat dalam diri kita sebenarnya adalah sebuah rahmat yang dititipkan oleh Yang Mahakuasa? (hal 44)

2. Sesungguhnya Tuhan menyiapkan hikmah besar dibaliknya. (hal 46)

3. Orang-orang hebat tidak tercipta dari segala kenyamanan dan kemudahan hidup. Justru, mereka yang sudah biasa terbentur. (hal 47)

4. Ketidakmampuan menentukan keinginan dari diri sendiri dan terlalu bergantung pada pilihan banyak orang merupakan awal dari ketidakbahagiaan seseorang. (hal 50)

5. Terimalah kekuranganmu baik yang secara fisik maupun psikis. (hal 53)


Tomat


Heyho teman-temankuu, kembali lagi bersama Haetsu dan Haeruuu ˙˚สš(´◡`)ษž˚˙ Tadi pagi aku sudah mengecek perkembangan mereka, tidak banyaak berubah sih :( tetapi aku yakin secepatnya mereka akan tumbuh lebihh besarrr lagiii ๐Ÿ˜†. Tinggi mereka pun masih samaaa seperti kemarin huhuhu T___T. Sekian untuk perkembangan Haetsu dan Haeruuu yya, sampai jumpa dihari berikutnya ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ….


Afirmasi

Saya manusia bahagia, selalu mengucap syukur, disiplin, bertanggung jawab, memiliki cinta kasih kepada sesama, berpikir dalam bertindak, dan sehat secara jasmani dan rohani.


Refleksi

Hari ini kami sempat mengadakan pertemuan via google meet, tetapi tidak jadi karena keadaan hujan petir dan di ganti dengan hari jumat. Walau tidak mengadakan pertemuan tetapi kami harus tetap merefleksikan tentang hari ini. Anyway, aku sudah melakukan hal kecil yang akan menjadi kebiasaan barukuu yaitu membaca Alkitab sebelum tidur. Ini memang kebiasaan yang kecil tetapi kita harus tetap mengingat Tuhan sepanjang hidup kita. Dan apa yang kudapatkan dari buku yang aku baca hari ini adalah tentang kekurangan kita. Bisa dibilang, kekurangan itu adalah rahmat dari Sang Pencipta. Karena sebenarnya Tuhan sudah menyiapkan skenario yang besar dibalik itu semua.


Rabu, 16 November 2022

Hari ketiga

Halaman 24-42




Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

1. Nasib setiap orang ternyata tidak selalu merupakan garis takdir yang sudah tidak bisa diubah. (hal 28)

2. Semakin positif pikiran dan perbuatan kita, maka kian positif pula nasib hidup kita. (hal 28)

3. Bentuk kegagalan, yang bahkan terjadi secara berulang, merupakan sebuah skenario-Nya yang disengaja untuk menguji seberapa besar keyakinan dan tekad kita dalam berjuang. (hal 29)

4. Mike Robbins berkata, "Musuh terbesar dalam kehidupan sebenarnya tidak lain adalah diri kita sendiri." (hal 31)

5. Ada rasa sakit dari dalam hati jika belum bisa mendapatkan pengakuan atau apresiasi publik atas sebuah prestasi secara materi yang bisa terlihat secara kasatmata. (hal 31)

6. Tataran kebutuhan kita hanya satu: sehat dan bahagia. (hal 36)

7. Kekhawatiran Mike Robbins, bahwasanya nilai otentik dari diri kita menjadi pudar karena terlalu mendengarkan apa yang orang lain katakan. (hal 39)

8. Haruki Murakami berkata "Sakit itu pasti tapi menderita itu pilihan." (hal 42)

9. Hidup ini memang berat, namun ingin dibawa enjoy atau drama, semua itu keputusannya ada di tangan kita. (hal 42)

10. Semua diawali karena mereka enggan untuk berdamai dengan kekurangan dirinya sendiri. (hal 42)


Tomat



Hai teman-teman, selamat berjumpa lagi dengan Hatsu dan Haeru ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ…. Ini adalah foto perkembangan mereka pada hari ke-3. Oiya, aku baru sadar dari kemarin belum menghitung jumlah daun mereka xixixi. Hatsu mempunyai 9 daun sedangkan Haeru mempunyai 7 daun. Walaupun Hatsu lebih unggul, akuu tau pasti Haeru juga tidak mau kalah dengan Hatsu. Dalam lubuk hatinya pasti dia bergumam "Aku pasti akan lebih unggul daripada Hatsuu (เน‘•̀ะด•́เน‘)." Tetapi Haeru... sekarang tinggi kalian sudah sama kookk ๐Ÿ˜†. Anyway, hari ini aku sudah menyiram mereka lhoo, jangan lupa menyiram tomat kalian juga yya !!!


Tinggi Hatsu: 12,2 cm

Tinggi Haeru: 12,2 cm


Afirmasi

Saya manusia bahagia, selalu mengucap syukur, disiplin, bertanggung jawab, memiliki cinta kasih kepada sesama, berpikir dalam bertindak, dan sehat secara jasmani dan rohani.


Refleksi

Akhirnya hari ini, kami mengadakan pertemuan bersama Bu Ratna diruang baca. Di awal pertemuan, kami membahas tentang afirmasi masing-masing. Setelah itu kami sharing-sharing dan kami juga merefleksikan kesan dan pesan video yang dishare oleh Bu Ratna. Walau tadi pertemuan kita sangat sebentar, tapi kami banyak tertawa hari ini hehehe. Hari ini aku mendapat beberapa makna positif yang bisa kupetik dari buku Berdamai dengan Diri Sendiri karya Muthia Sayekti. Bahwa diri kita bukanlah jiplakan dari diri orang lain, sebaliknya orang lain pun tidak bisa menduplikat apa yang sudah menjadi jati diri kita sendiri. 


Segini duluuu ya teman-teman untuk blog hari ini, selamat berjumpa di hari ke-empat ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ….

 

Selasa, 15 November 2022

Hari Kedua

Halaman 16-25

Berdamai dengan Diri Sendiri

Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah

- Keberadaan sosok yang bisa diteladani merupakan salah satu solusi dalam proses menyangkal radikal bebas pengaruh buruk kehidupan yang begitu plural.

- Menurut Mike Robbins diri kita bukanlah jiplakan dari orang lain, begitu pula sebaliknya.

- Proses untuk berhasil dalam penerimaan diri tidaklah instan, semua tergantung pada bulatnya tekad masing-masing individu.


Tomat

Haloo teman-teman, kembali lagi bersama perkembangan Hatsu dan Haeru ๐Ÿ‘‹๐Ÿป. Tadi pagi, aku langsung mengecek pertumbuhan mereka. Ternyata aku sudah melihat mereka berdiri tegak, aku senenggg banget lhoo (◍•แด—•◍). Oiya, bagi kalian yang belum bisa membedakan mereka sinii aku beri tahu. Yang sebelah kiri itu Hatsu, karena potnya lebih besar. Kalo Haeru itu yang sebelah kanannya. Mudah bukan membedakan mereka?? ๐Ÿ˜† Anyway, aku menyiram mereka tidak terlalu sering, karena kalo kata mama tidak baik kebanyakan menyiram Hatsu dan Haeru. Karena tanaman akan terendam dan juga tanahnya bisa terlalu basah, dan nanti tanah itu bakalan habis. Maka menyiram tanaman harus dengan porsi yang tepat yaa teman-teman ๐Ÿ˜‰‼️.


Tinggi Hatsu: 12,1 cm

Tinggi Haeru: 12,2 cm


Afirmasi

Saya manusia bahagia, selalu mengucap syukur, disiplin, bertanggung jawab, memiliki cinta kasih kepada sesama, berpikir dalam bertindak, dan sehat secara jasmani dan rohani.


Refleksi

Proses untuk menerima diri sendiri tidaklah mudah dan tidak instan. Aku berusaha untuk menerima diriku yang apa adanya karena setiap orang pasti mempunya keunikan tersendiri. Seperti yang dikatakan Mike Robbins "Diri kita bukanlah jiplakan daru orang lain, begitu pula sebaliknya."

Baiklah teman-teman, segituu dulu yaaa untuk blog hari ini :D. Sampai jumpa di hari berikutnyaaa ๐Ÿคฉ๐Ÿ‘‹๐Ÿป๐Ÿ…

Senin, 14 November 2022

Hari Pertama

Halaman 3-15



Berdamai dengan Diri Sendiri


Poin-poin yang saya temukan dalam buku Berdamai dengan Diri Sendiri adalah
1. Manusia di dunia ini terlahir otentik. Tidak ada rupa maupun karakter dalam jiwa seseorang yang bisa di duplikat oleh orang lain. (hal 6)
2. Jangan karena tidak mau berbeda dengan yang lain kemudian kita merasa minder dan tidak punya 'nilai' yang sama seperti yang lain. (hal 8)
3. Sulitnya untuk bisa mensyukuri apa yang kita miliki jika dibiarkan akut maka akan mengakibatkan banyak hal yang lebih buruk. (hal 9)
4. Ada orang yang sebenarnya memiliki banyak potensi harus mengubur diri dalam-dalam hanya karena penampilan fisiknya tidak sesuai dengan prototype yang ditampilkan oleh media massa secara masif tersebut. (hal 10)
5. Diri kita memerlukan sistem imun yang baik dan mengonsumsi zat detoksifikasi yang cukup untuk pengaruh buruk. (hal 11)
6. Jika dalam diri kita tidak kekuatan untuk bertahan, maka tidak heran jika dalam mengarungi kehidupan pun manusia mudah terombang-ambing tanpa tujuan. (hal 15)



Tomat



Haloo teman-teman, inilah tanaman tomatku yang aku rawat. Aku memberi nama mereka Hatsu dan Haeru yang artinya adalah "tumbuh dan berkembang" :D. Tomat memiliki nama latin Solanum lycopersicum . Puji Tuhan, Hatsu dan Haeru masih tumbuh dengan baik semoga mereka tumbuh sampai berbuah ya. Mengapa kita harus merawat tanaman? Karena bisa menjadi penyemangat kita, meningkatkan fokus, dan sebagai simbol bahwa kita bisa merawat tanaman tersebut seperti merawat diri kita (เน‘•แด—•เน‘)♡ Oiya, aku baru bisa fotoin tanamanku saat malam hari karena aku ketiduran xixixi. 

Tingginya sekitar: 12-13 cm



Afirmasi
Saya manusia bahagia. Saya manusia yang selalu mengucap syukur. Saya manusia disiplin. Saya manusia yang bertanggung jawab. Saya manusia yang memiliki cinta kasih kepada sesama. Saya manusia yang berpikir dalam bertindak. Saya manusia sehat secara jasmani dan rohani.

MARS SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA





Setya brata prasetya

Tertib tekun belajar

Menuju cita-cita mulia

Menggalang pribadi Budi Rasa dan Daya

Membina jiwa dan raga


Putra-putri SMA Pangudi Luhur Jogja

Sadar masa depan

Mengabdi panggian, menuang jasa bagi sesama

Berbakti mengabdi, bagi Tuhan Nusa dan Bangsa


Santo Yusuf mulia, pelindung sekolahku

Pembimbing, pembina bijaksana

Teladan hidupku, sikap gerak jiwaku

Bimbinglah aku selalu


Putra-putri SMA Pangudi Luhur Jogja

Sadar masa depan

Mengabdi panggian, menuang jasa bagi sesama

Berbakti mengabdi, bagi Tuhan Nusa dan Bangsa


SMA PL YOGYAKARTA



Sekilas Tentang SMA Pangudi Luhur Yogyakarta

SMA Pangudi Luhur Yogyakarta yang terletak di pusat Kota Yogyakarta ini, semula adalah Sekolah Guru A ( Atas : dipersiapkan untuk menjadi guru SMP ) khusus untuk putra yang didirikan oleh para Imam Jesuit pada Bulan April 1942. Namun pada Tanggal 9 Agustus 1952 sekolah ini diserahkan kepada para Bruder FIC yang kemudian menempati gedung milik Bruder-bruder FIC di Jalan P.Senopati No.16, dan pada Tahun 1965 secara resmi dikelola oleh Yayasan Pangudi Luhur milik para Bruder FIC.

Tahun 1973 SGAK ini kemudian berubah menjadi SPG dan menerima siswa putri. Setelah perjalanan panjang dilalui, karena perubahan kurikulum yang terjadi pada Tahun 1989, maka SPG berubah menjadi SMA setelah dua tahun sebelumnya gedung sekolah pindah ke Jalan P.Senopati No.18 ( sampai sekarang )

Seperti bayi yang baru lahir, SMA Pangudi Luhur Yogyakarta memulai kehidupan baru sebagai sebuah SMA, namun berkat usah keras dari orang-orang yang terlibat didalamnya, kini SMA Pangudi Luhur sudah mengalami banyak kemajuan yang cuup pesat terutama Fasilitas dan Sumberdaya Manusia di dalamnya. Sehingga tidak heran jika ditahun 2005 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta Menerima Akreditasi dengan nilai A.

Dibawah pengelolaan para Bruder FIC, SMA Pangudi Luhur sungguh bertumbuh menjadi sekolah yang mengunggulkan nilai-nilai kehidupan dalam setiap ilmu yang ditawarkan. Sehingga setiap prbadi yang ada didalamnya akan bertumbuh dalam kesadaran bahwa melalui ilmu pengetahuan hidupku akan kubaktikan bagi Tuhan Yang Maha Esa.